#InternetBAIK – Cara Orang Tua mengasuh Anak di Jaman Internet

Rasa was-was dijaman internet ini sudah tidak bisa dirahasiakan lagi. Terbukti dari antusias para orang tua yang mayoritas seorang guru di daerah istiewa yogyakarta yang mengikuti rangkaian acara internetbaik yang diadakan oleh telkomsel. Acara ini menjadi sebuah wadah oleh sebagian orang tua yang merasa resah dengan adanya berita-berita menyimpangan akibat internet. Interebaik menjadi sebuah angin segar untuk mereka yang memiliki anak yang masih kecil dan masih bingung mau bagaimana mengasuh dengan baik agar tidak terjerat dengan lubang saat bereksplore menggunakan gadget.

Logo InternetBAIK

Jaman sekarang adalah anak dari sebelum lahir sampai lahir sudah mengenal gadget yang terhubung dengan internet yang maha luasnya menjembatani antara penyedia konten dengan anak-anak. Mulai dari Materi pelajaran, game, konten artikel, gambar bahkan video dapat diakses dengan mudahnya oleh mereka ketika bisa terhubung dengan internet.

Penyimpangan yang terjadi akibat internet adalah satu hal yang harus dihilangkan atau paling tidak diminimalkan, dan peran asuh orang tua dan guru sangatlah penting disini. Karena memang merekalah yang langsung berhadapan dan lebih tahu tentang karakteristik anak tersebut.

Contoh Penyimpangan yang sudah sering taerjadi salah satunya adalah game dan pronografi.

Game: “Gara-gara game Kakak tusuk Adik”

Pornografi: “Bocah 12 Tahun sodomi dan gorok anak usia 6 tahun hingga tewas”

Sangat miris didengarkan, kok bisa yaa…???? Kedua contoh itu adalah akibat dari pengaruh game dan pornografi yang didapat dari gadget atau smartphone yang orang tua berikan atau pinjam kepada anak tanpa ada pengawasan. Itu terjadi juga karena orang tua tidak tahu, tidak yakin atau bahkan tahu akan dampak dari gadget tapi tidak tahu harus berbuat apa.

Walaupun saya sendiri belum menjadi seorang tua yang memiliki anak, sebagai netpreneur yang mencari uang online, berhadapan dengan internet setiap harinya merasa bertanggung jawab terhadap sesuatu yang saya dapatkan di internet. Selain itu Saya juga memiliki 2 adik yang masih smp, mendengar berita seperti itu membuat gelisah dan bingung mau berbuat apa sebelum dan jangan sampai deh terjadi pada adik sendiri.

Baca juga  Cara Mendaftar dan Memanfaatkan Tanda Tangan Digital untuk Legalitas Dokumen Elektronik

Sebuah langkah yang sangat baik menurut saya mengikuti rangkaian acara telkomsel dengan nama internetbaik yang kali pertama diadakan di indonesia yaitu di kota yogyakarta. Karena dalam event ini saya dan para peserta lain lebih melek dengan yang namanya Digital Parenting. Rasa was-was yang dirasakan bahkan ada guru BK juga alami menemukan fakta bahwa anak didiknya sudah pernah melihat konten pornografi dan kecanduan game seperti mendapatkan angin segar dan cahaya yang harapannya bisa mengurai kekhawatirannya.

Seminar InternetBaik Jogja
Seminar #InternetBAIK 2 Agustus 2016 di Grand Tjokro Jogja

InternetBAIK merupakan sebuah rangkain acara dilaksanakan di kota-kota besar di Indonesia yang dimulai dari kota yogyakarta pada tanggal 2 Agustus 2016 yang dibelakangi oleh Telkomsel yang mempunyai rasa tanggung jawab moral terhadap usahanya terkait dengan internet kepada msyarakat luas khususnya generasi penerus bangsa alias anak-anak agar mampu menggunakan teknologi internet dengan baik dan bermanfaat. Telkomsel menggandeng Yayasan Kita & Buah Hati (YKBH), Kakatu dan ICT Watch untuk membuat sebuah peatihan yang sangat komprehensif mulai dari Digital Parenting,  Digital Creative dan Digital Literasi.

internetbaik
Situasi TFT #InterentBAIK di LPMP Jogja
internetbaik bertanggungjawab, aman, kreatif, inspiratif
Antusiame peserta SMP 8 Jogja saat sosialisasi #InternetBAIK

Tanggal 2 Agustus dimulai dengan Seminar yang dihari oleh lebih dari 250 peserta yang sebagian besar dari pendidikan (guru dan orangtua), disini dipaparkan tentang penggunaan gadget dan internet, hal positif dan negatif sampai cara menjadi orang tua di jaman teknologi. Dilanjutkan dengan TFT (Training For Trainer pada 2 hari berikutnya rabu dan kamis tanggal 3-4 Agustus yang diikuit oleh 50 peserta yang terpilih dari peserta seminar. Dengan TFT ini dharapkan bisa menyebarkan ilmu yang diperoleh dari 3 nara sumber kepada khalayak umum khususnya diYogyakarta. Dalam TFT ini diajarkan lebih dalam tentang Digital Parenting, Digital Creative dan Digital Literasi dampai dengan praktek yang diadakan di tanggal 10 di salah salah satu SD dan SMP di yogyakarta.

Baca juga  Launching DGD Indonesia alias Dagadu Jogja di Lippo Plaza
17 Rumus Keren InternetBAIK: Buku Panduan untuk berinternet yang Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif
Ebook InternetBAIK (17 Rumus Keren InternetBAIK: Buku Panduan untuk berinternet yang Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif)

Untuk Anda Orang tua atau peduli anak yang mengingikan ketiga materi tersebut dapat memperolehnya dengan mendownload app “17 Rumus Keren InternetBAIK: Buku Panduan untuk berinternet yang Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif” di android playstore atau mendownload ebooknya di sini. Dan jika sekolah yang bapak ibu ajar menginginkan kehadiran internetbaik untuk mensosialisikan internetbaik bisa kontak saya Arif Wahyu 08994545455 khusus yang di Magelang ya.

Semoga dengan adanya internetbaik ini mampu menjadi solusi bagi bapak ibu semua dalam mengaasuh anak terkait dengan gadget, game, internet dan pornografi. Menjadikan berinternet itu Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif.

Krisik, 12 Agustus 2016

Artikel Keren lainnya...

3 thoughts on “#InternetBAIK – Cara Orang Tua mengasuh Anak di Jaman Internet”

  1. emang internet itu banyak dampak negatif dan positifnya… apa lagi di era ini, banyak negatifnya ketimbang positifnya, tapi kita harus pantau anak2 saat mereka pakai gadget atau laptob…. jadi harus pinter2nya orang tua mendiidik…

    1. Sebagai Orang Tua harus memantau mereka, kasih aturan dan batasan-batasan jangan sampai mereka salah dalam memnafaatkan fasilitas yang sudah kita berikan. Kita sendiri nggak boleh juga melarang mereka menggunakan gadget, rasanya kurang bijak kalau hal itu dilakukan, sebaiknya buatlah aturan dan selalu pantau mereka. Biar bagaimanapun sauatu saat nanti mereka pasti akan menggunakan gadget, tinggal kita mau pilih mereka belajar dari kita atau orang lain, atau justru belajar sendiri dengan kebebasan yang mereka peroleh tanpa pengawasan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *