Ngaji Yuk! Ini Dia Kumpulan Tempat dan Jadwal Pengajian Umum Rutin di Magelang dan Sekitarnya

Hidup Tanpa Agama Ibarat Kapal Berlayar tanpa Nahkoda

Pepatah diatas pada intinya sama dengan “Belajar tanpa Guru akan mudah terombang-ambing”. dari pepatah tersebut menegaskan bahwa untuk melakukan suatu tindakan itu ada ilmunya dan untuk mendapatkan ilmu tersebut kita membutuhkan sosok sebagai panutan, sosok yang mempu mengarahkan dan membawa kita kejalan yang benar sesuai dengan tujuan kita tentunya.

Bagi Kamu yang tidak mengenyam pendidikan Islam alias mondok di suatu pesantren, pasti ada yang merasakan bahwa ilmu agama itu sangatlah penting, melihat perkembangan dunia sekarang ini serba maju dengan teknologi, dari sisi lain juga mengalami kemajuan-kemajuan yang menuntut kita harus mempelajarinya, minimal mengetahui keberadaannya. Sehingga dalam proses kehidupan kita sering juga dihadapkan dengan banyak pilihan-pilihan untuk melangkah, sayangnya pilihannya jatuh pada sesuatu berdasarkan nafsu, berdarkan dengan kepentingan duniawi tanpa memikirkan dampak dari akhirat. Iya ini bagus tapi gimana dengan akhirat, boleh tidak oleh Allah, dosa enggak. Saya yakin pasti Kamu pernah menemukan pilihan-pilihan itu.

Selanjutnya untuk dapat memutuskan sebuah pilihan yang tepat, maka kita mencari orang terdekat kita untuk memberikan masukan dan pertimbangan.

Cerita Mukidi Dilema Pilihan Hidup

OK, gini saja deh. Kita contohkan saja, Sdr. Mukidi setelah lulus dari SMA mendapatkan tawaran pekerjaan yang mengharuskan untuk mempunyai kendaraan sendiri dan tentunya bisa mengendarai plus punya SIM C. Kebetulan semua syarat sudah lengkap kecuali sepeda motor yang belum dia punya. Dalam keadaan seperti ini tentunya dia dihadapi sebuah pilihan antara tidak menerima pekerjaan, atau cari pinjaman motor atau beli motor sendiri. Karena kehidupan ekonomi keluarganya yang pas-pasan dia memutuskan tetep harus menerima perkerjaan itu karena dia tahu sekarang ini mencari pekerjaan itu tidak mudah. Lanjutlah dengan 2 pilihan cari pinjaman motor atau beli motor sendiri. Dia berifkir kalau pinjam motor ya kesiapa, orang tuanya pakai motor juga untuk bekerja. Lanjutlah dengan pilihan terkahir yaitu membeli motor sendiri.

Setelah memutuskan membeli motor sendiri pun si Mukidi ini bertemu dengan pilihan lagi, dia bekerja untuk cari uang karena nggak punya uang, mau beli motor darimana uangnya? Nah saat keadaan menthok seperti ini apa yang akan dilakukan si Mukidi ini?

Baca juga  Arif Wahyu di #BN2013 Jogja Istimewa

Pilihan-pilihan itu ada karena diciptakan oleh orang itu sendiri, entah dari pengalaman hidup atau belajar dari orang lain.

Kemudan si Mukidi ini berfikir membeli motor secend atau beli baru. Dalam tahap ini dia mulai mencari informasi dan pertimbangan pada orang terdekat, teman, orang tua dan orang-orang yang dia kenal. Dan pada akhirnya dia mendapat pencerahan seperti yang kebanyakan orang lakukan, daripada beli 2nd 5 juta mending beli baru 500rb. Ya 500rb itu DP dan dia harus membanyar setiap bulannya bbrp ratus ribu selama bbrp tahun.

Memutuskan pilihan terkahir itu akan berbeda ceritanya jika yang diminta pendapat orang yang tahu agama dan mengamalkannya. Dia akan disarankan untuk membeli motor 2nd harga 5juta dengan meminjam uang ke orang tua. Yang pada initinya si Mukidi diajak untuk menjauhi apa yang dilarnag oleh Allah yaitu terkait dengan kredit motor yang terdapat akad riba didalamnya.

Dan misal si Mukidi ini mengikuti orang yang paham agama ini, bisa jadi akan dipandang sebelah mata dengan orang yang tidak tahu ilmunya dan tentunya tidak mengamalkannya. Ah, jaman saiki nek ra kredit ra bakalan duwe! Ya begitulah, wajar. Karena saya ingatkan kembali lagi bahwa Akan ada jaman dimana Riba akan menjadi hal biasa, dan orang yang tidak mengikuti pasti akan terkena debunya. Silahkan baca pada Artikel tentang riba di 8 Langkah yang terbukti mampu melepaskan jeratan hutang riba.

Dalam hal apapun didunia ini ada aturan mainnya. Kalau mau selamat ikutilah Al-qur’an dan belajrlah Agama Islam. Dan untuk mempelajar ilmu Agama usahakan jangan belajar sendiri, nanti bisa keblnger loh. Hayo belejar dengan ahlinya, kalau belajar agama ya sama ustad, pak kyai. Mungkin kamu sudah merasa tua dan malu untuk belajar langsung ke pak kyai, heh.. Janganlah seperti itu, belajar itu tidak mengenal usia, sekarang gimana mau masuk surga apa neraka? nggak usah gengsilah. Kalau memang merasa bera memulainya, yuk mulai  dengan berkumpul dengan orang-orang sholeh, bekumpul dengan orang-orang tua, mohon maaf, karena insyaAllah Orang tua itu sudah pernah muda dan saat tua ini adalah saat mereka mendekat pada penciptanya. Dan untuk memperdalam agama mulai dengan mengikuti kajian alias pengajian umum disuatu tempat. dan Kalau masih terasa berat dengarkan pengajian di radio-radio, tiap pagi pasti ada. monggo, semoga kamu menjadi orang yang mendapat hidayah dari Allah SWT.

Baca juga  Jangan Gowes ke Punthuk Setumbu Sebelum Tahu Fakta ini!

daftar tempat dan jadwal pengajian di magelang

Kumpulan Tempat dan Jadwal Pengajian Umum Rutin di Magelang dan Sekitarnya

Berikut ini adalah daftar atau kumpulan jadwal dan tempat pengajian yang ada dimagelang, informasi ini saya dapatkan dari sepengetahuan saya sendiri dan infromasi dari temaan-teman di Magelang.

Magelang Kota/Kab

  • Pengajian Selapanan di Desa Mejing setiap Kamis wage dan Sabtu Legi
  • Pengajian di Masjid Agung kauman Magelang setiap Ahad Pahing
  • Pengajian di Koripan setiap Selasa Malam (malem rebo)
  • Pengajian setiap Senin Pagi di Tegalrejo “senenan”
  • Pengajian setiap Ahad Pagi di Koripan
  • Pengajian setiap Ahad pagi jam 6 di masjid smp 2 magelang
  • Pengajian setiap Kamis Kliwon di Daleman, Pakis, Habib Syeh
  • Pengajian Setiap Pagi jam 6 di PP Annur Karet
  • Pengajian Jumat Pon jam 16 di Masjid Jami Darussalam Karet ( Gus Yusuf)
  • Pengajian Jumat Pahing jam 16 di Mush Alhuda Karet (KH Muhaimin Asnawi)
  • Pengajian Jumat Legi Mush Attaqwa Karet (KH M Showam)
  • Pengajian setiiap Malam Jumat jam 20 Mush Aljihad Karet (Gus Anam)
  • Pengajian Senin Pon jam 20 Masjid Jami Darussalam Karet (KH Tamyis)
  • Pengajian Ahad Sore jam 16.30 Masjid Jami Darussalam Karet (Tafsir oleh Gus Circis)

Sekitar Magelang

  • Pengajian  di MI Ma’Arif Parakan Temanggung, hari Minggu jam 6 Pagi untuk umum
  • Pengajian Minggu Wage di Pondok Nida Quran Paladan Tegalasri Temanggung

Kalau kamu ada informasi dan mau berbagi dengan orang lain, silahkan posting di dibawah melalui kolom komentar ya atau kontak Saya di info@arifwahyu.com, terimakasih, semoga bermanfaat.

Artikel Keren lainnya...

6 thoughts on “Ngaji Yuk! Ini Dia Kumpulan Tempat dan Jadwal Pengajian Umum Rutin di Magelang dan Sekitarnya”

  1. Wahhh.. kena bgt.. alhamdulillah sy baru mengalami dan Allah mgasi solusi. Krn tetep berpegang teguh ga mau kredit mobil alhamdulillah Allah kasi pinjaman mobil kantor. Skrg tinggal mikirin beli bensinnya. Hihihihi

    1. alhamdulillah mas, insya Allah selalu ada jalan jika kita selalu mengharap ridhonya.
      selamat ya semoga istikomah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *