Pengalaman Awal Terjun di Dunia Android Apps Developer

Ketertarikanku didunia pemrograman Android adalah ketika mendapatkan income dari iklan beberapa apps yang aku masukkan ke playstore-nya google. Waktu itu kisaran pertengahan tahun 2013 Aku melihat sebuah Kursus Online dari John Spangler dimana beliau menunjukkan betapa mudahnya mendapatkan ribuan Dollar melalui Video Apps. Dan pada akhirnya Aku pun bergabung sekaligus membeli beberapa perlengkapan untuk membuat video apps ini. Kalau kamu tertarik, bisa cek historynya di appstroeflipping.com, tapi kayaknya udah lama tutup kursusnya.

Developer Android

Dalam kursus tersebut diajarkan bagaimana membuat sebuah Video Apps tanpa mengerti detail dari pemrograman Android itu sendiri. Kenapa bisa begitu? Karena kita sudah diberikan template appsnya, dan tinggal mengubah beberapa konten yang ada di dalamnya.

Mulai saat itu pula aku mengenal apa yang dinamakan Eclipse. Sebuat IDE code editor yang tengah digunakan oleh banyak Programer Android. Dan pertamakali pula Aku membuat sebuah Apps Android. Dan setelah ku sadari ternyata Video Apps tersebut merupakan pengembangan Apps yang memanfaatkan fitur Webviewnya Android dengan bantuan Phonegap, dimana penguasaan pemrograman Web juga dibutuhkan disini. Tentunya jika mau mencustomize atau mengubah-template apps dari di John Spangler ini.

Video Apps ini memang sederhana banget, karena pada intinya dia membuka video yang ada di youtube dengan bantuan fitur webviewnya android. Comot URL videonya, taruh di Video Appsnya. Namun dengan Apps Sederhana ini alhamdulillah Aku bisa membeli beberapa barang barang untuk menunjang bisnis Online dan beberapa kali bisa traveling. Ya lumayanlah.

Tidak berhenti sampai situ, karena yang namanya berbisnis dengan pihak laen, tentunya kita juga harus selalu menjunjung tinggi TOS yang selalu update setiap waktu. Dan tanpa disadari sudah lebih dari 1 tahun akhirnya Video Apps yang ada di playsotre mulai tumbang, alias disable. Kenapa? Pada dasarnya mengambil konten dari Youtube itu dilarang kalau itu melanggar copyright. Ya sudah deh akhirnya sebagian besar video appsku amblas.

Baca juga  Sharing Sesion Monetize Blog di Perpustakaan Kota Magelang

Dengan kejadian ini bukan berarti pemasukan berhenti, karena apps yang walupun udah di hapus di playstore, kalau ada user yang download dan masih mejalankan apps tsbt, maka monetize-nya masih jalan.

Aku pikir “waw binis ini keren sekali yak, bikin sekali dapetnya berkali-kali.” Semacam set and forgetnya bikin web agc. Mulai saat itu pula aku mencari komunitas Online, dan ketemulah mereka-mereka yang sudah lama terjun didunia pemrogrman android melalui group-group yang ada di facebook.

Dan pada akhirnya terakhir kemaren aku juga menemukan sebuah komunitas pengembang android apps jogja dan indonesia secara offline yang mereka berinama GDG (Google Developer Group) melalui sebuah event di UGM Jogja. Disana bertemu sesama pengembang android apps yang domisili di Jogja dan Mahasiswa serta Orang Umum yang berniat juga terjun di dunia ini.

Laen kali aku akan bahas pengalaman waktu mengikuti Indonesia Android Academy di Jogja. see you. 🙂

Artikel Keren lainnya...

2 thoughts on “Pengalaman Awal Terjun di Dunia Android Apps Developer”

    1. Pemrograman itu memang butuh kesabaran dan komitmen saat praktek melatih keahlian, cuman kalau dah terbiasa ya itu itu aja ketemunya. hehe, next time yak in sya Allah aku mo share pembuatan Aplikasi Android. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *